HEADLINE
---

MODUL PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SMP/MTs

MODUL PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA - PELAJAR MEDIA

Melalui proses Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Fasilitator dimungkinkan untuk mengembangkan Pendidik yang kompeten sesuai dengan persyaratan Undang-Undang secara bertahap, bertahap, dan berkelanjutan. KKG/MGMP/MGBK, Kanwil Kemenag Provinsi, dan Kemenag Pusat merupakan jalur yang akan dilalui PKB bagi guru madrasah, sesuai strategi yang ditempuh Direktorat Pendidikan Guru dan Madrasah. Personil untuk melaksanakan PKB. Inisiatif ini membutuhkan pengembangan modul yang akan berfungsi sebagai sumber alternatif bahan ajar bagi Fasilitator. Untuk memahami dan menerapkan kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional dalam melaksanakan pembelajaran dalam rangka pelaksanaan PKB nantinya, modul ini digunakan sebagai bahan referensi bagi pengajar.

Gambar 1.1. MODUL PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA - PELAJAR MEDIA


MODUL PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA - PELAJAR MEDIA
Modul ini berisi kompetensi untuk guru, kompetensi untuk siswa, materi dan organisasi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan penilaian. Ini dibagi menjadi empat bagian. Berikut adalah tujuan dari MODUL PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA - PELAJAR MEDIA ini: 
  1. Meningkatkan kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional guru melalui keikutsertaan dalam kegiatan PKB. 
  2. Meningkatkan akurasi hasil Evaluasi Kompetensi Guru
  3. Menyediakan sumber belajar kepada pengajar dan siswa untuk membantu pengembangan kurikulum, penyiapan materi pendidikan, dan pelaksanaan pembelajaran pendidikan.
Berikut manfaat MODUL PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA - PELAJAR MEDIA yang akan direalisasikan: 
  1. Sebagai sumber belajar bagi pengajar yang menerapkan PKB untuk mencapai tujuan kompetensi pedagogik dan profesional tertentu. 
  2. Sebagai nara sumber bagi pengajar dalam pengembangan kurikulum, pembuatan bahan ajar, dan pelaksanaan pembelajaran pendidikan 
  3. Digunakan sebagai sumber untuk melakukan penilaian diri guru dalam rangka pengembangan dan kemajuan profesional. 
  4. Hasil belajar siswa dan proses penilaian dan evaluasi dipertimbangkan saat merancang dan melaksanakan penilaian dan evaluasi. 
  5. Sebagai sumber belajar yang dapat digunakan siswa untuk mencapai tujuan kompetensi dasar.
Kompetensi Pendidik yang Dituju dari MODUL PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA - PELAJAR MEDIA  
  1. Memperoleh pemahaman yang menyeluruh tentang teori belajar dan konsep pembelajaran pendidikan. 
  2. Mempelajari kaidah bahasa Indonesia sebagai pedoman berbicara dan menulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. 
Indikator Kompetensi Guru di Kelas
  1. Memperoleh pengetahuan tentang teori pembelajaran yang berbeda dan prinsip pembelajaran pendidikan yang relevan dengan mata kuliah yang diajarkan. 
  2. Menggunakan berbagai pendekatan, taktik, metode, dan teknik pembelajaran untuk mengajar siswa secara kreatif tentang hal-hal yang diajarkan. 
  3. Memahami lokasi, tujuan, dan ragam dialek bahasa Indonesia. 
  4. Memahami hukum bahasa Indonesia sebagai acuan penggunaan tata bahasa dan kosa kata bahasa Indonesia yang baik dan benar. 
Tingkat kompetensi yang diinginkan peserta didik Kompetensi yang fundamental 
  1. Berupa pemaparan tentang terjadinya suatu fenomena alam baik yang didengar maupun yang dibaca, mengidentifikasi informasi dari literatur penjelas. 
  2. Dalam bentuk flowchart yang menggambarkan proses suatu peristiwa yang terjadi dari berbagai sumber yang telah didengar dan dibaca, meringkas isi teks eksplanasi adalah pilihan lain. 
  3. Memperhatikan teks eksplanasi dalam rangka memaparkan tentang terjadinya suatu fenomena alam yang pernah didengar atau dibaca. 
  4. Komunikasi informasi atau data lisan dan tulis dalam bentuk teks eksplanasi tentang proses yang menyebabkan munculnya suatu fenomena dengan menitikberatkan pada struktur, komponen, dan ciri kebahasaan atau lisan teks tersebut.
Keberhasilan Kompetensi Siswa Indikator Keberhasilan Siswa 
  1. Mengenali pentingnya paragraf penjelas. 
  2. Mengenali kualitas bahasa yang muncul dalam teks eksplanasi
  3. Dalam teks, organisasi paragraf, jumlah paragraf dalam teks, bahasa yang digunakan, dan penggunaan konjungsi menunjukkan kurangnya bahan penjelas. 
  4. Mengklasifikasikan makna kata dan konsep dalam teks eksplanasi menurut klasifikasinya

A. Pengantar

Peningkatan proses pembelajaran untuk peserta didik memerlukan strategi. Seorang pendidik haruslah memiliki strategi ampuh dalam mengoptimalkan proses pembelajaran agar tercapai tujuan pembelajaran. Pendidik perlu merencanakan dan mempersiapkan dengan matang kompetensi pedagogik dan profesional agar pembelajaran dapat terukur dengan baik. Perencanaan pembelajaran yang baik akan mampu mengaktifkan stimulus-stimulus bagi peserta didik sehingga mereka akan termotivasi untuk belajar.

Pembelajaran memerlukan perencanaan yang matang agar peserta didik dapat menyerap dengan baik materi yang disampaikan oleh guru. Pendidik pun dituntut memahami berbagai kreativitas metode dan teknik pembelajaran yang mendidik sesuai dengan standar kompetensi guru serta mampu menyesuaikan metode pembelajaran dengan karakteristik peserta didik.

Selain itu pendidik harus mampu menguasai secara teoretis metode-metode pembelajaran untuk menunjang serta mengaitkan dalam kehidupan bermakna. Modul teks eksplanasi ini dapat membantu menyajikan informasi yang relevan dan mengaitkannya dengan teori, struktur, kaidah kebahasaan, dan konsep belajar agar peserta didik dapat menguasai konsep tersebut dengan baik dan benar.

B. Aplikasi dalam Kehidupan

Tidak terlepas pada objek hubungan peristiwa alam yang dialami manusia dan makhluknya. Disini perlu penguatan dalam interaksi dengan lingkungan alam dan sekitarnya sebagai upaya peristiwa yang dialami dalam kehidupan manusia.

Peserta didik akan dapat menerapkan apa yang telah mereka pelajari dalam pelajaran ini ke dalam praktik di kelas mereka sendiri. Unit Pembelajaran ini diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan Higher Order Thinking Skills (HOTS), serta literasi dan prinsip-prinsip Islam, untuk menghasilkan generasi baru umat Islam yang moderat, setia, dan saleh.

Kegiatan pembelajaran modul ini harus disesuaikan dengan keadaan khusus kelas Anda. Rencana Implementasi Pembelajaran (LIP) yang disesuaikan dengan kebutuhan kelas Anda akan membuat implementasi teknologinya jauh lebih sederhana. Perlu juga membuat instrumen evaluasi tambahan terkait HOTS dengan merujuk pada contoh kisi penilaian yang ditawarkan dalam kurikulum. Untuk mewujudkannya dan membuat modul dengan sesama pengajar bahasa Indonesia, Anda harus terlibat dalam kegiatan MGMP bahasa Indonesia.

Agar lebih lengkap silahkan MODUL PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA - PELAJAR MEDIA di bawah ini

UP 1 B.INDO TEKS EKSPLANASI - PELAJAR MEDIA DOWNLOAD

UP 2 B.INDO TEKS EKSPOSISI - PELAJAR MEDIA DOWNLOAD

UP 3 B.INDO TEKS LAPORAN OBSERVASI - PELAJAR MEDIA DOWNLOAD

UP 4 B.INDO TEKS BERITA - PELAJAR MEDIA DOWNLOAD

UP 5 B.INDO TEKS DESKRIPSI  - PELAJAR MEDIA DOWNLOAD

UP 6 B.INDO TEKS PUISI - PELAJAR MEDIA DOWNLOAD

UP 7 B.INDO TEKS CERITA PENDEK - PELAJAR MEDIA DOWNLOAD

UP 8 B.INDO TEKS NARASI - PELAJAR MEDIA DOWNLOAD

UP 9 B.INDO TEKS CERITA INSPIRATIF - PELAJAR MEDIA DOWNLOAD

UP 10 B.INDO TEKS TANGGAPAN - PELAJAR MEDIA DOWNLOAD

UP 11 B.INDO TEKS DISKUSI - PELAJAR MEDIA DOWNLOAD

UP 12 TEKS PIDATO PERSUASIF - PELAJAR MEDIA DOWNLOAD

Posting Komentar