MODUL PEMBELAJARAN LITERASI MADRASAH IBTIDAIYAH

MODUL PEMBELAJARAN LITERASI MADRASAH IBTIDAIYAH,MODUL LITERASI,MODUL PEMBELAJARAN LITERASI,LITERASI,LITERASI MI,MODUL PEMBELAJARAN LITERASI MI,

PELAJAR MEDIA - MODUL PEMBELAJARAN LITERASI MADRASAH IBTIDAIYAH

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Agama berupaya meningkatkan kualitas madrasah dengan mengajarkan siswa berpikir kritis, mengontekstualisasikan pembelajarannya, dan menghubungkan pembelajarannya dengan cita-cita Islam. Program PKB dengan mempertimbangkan luas wilayah Indonesia dan kesenjangan kualitas pendidikan, untuk memajukan pendidikan secara besar, seragam, dan tepat sasaran.

Keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) dan prinsip-prinsip Islam sama-sama ditekankan dalam program ini, yang dibuat sesuai dengan kebijakan Kementerian Agama. Ketika kita berbicara tentang kemampuan berpikir tingkat tinggi, kita mengacu pada proses mental yang melampaui aktivitas mental yang paling mendasar dan mencakup deskripsi, kesimpulan, representasi, analisis, dan interaksi yang paling rumit. Untuk mengembangkan generasi yang lebih baik, prinsip-prinsip Islam ditanamkan dalam proses pembelajaran dalam rangka penanaman agama dan moralitas.

Setiap guru di Negara Kesatuan Indonesia berhak mengikuti program PKB ini, selama mereka termasuk dalam komunitas guru yang melayani wilayah kerjanya. Kelompok kerja guru (KKG), musyawarah guru mata pelajaran (MGMP), dan musyawarah guru BK semuanya merupakan bagian dari komunitas guru (MGBK). Modul ini menggunakan mode In-On-In tatap muka yang terintegrasi dan berkesinambungan untuk pembelajaran. Sebagai hasil dari pola ini, instruktur dapat melanjutkan pekerjaannya sebagai pendidik di madrasah tanpa harus meninggalkan ruang kelas untuk in-service training.

Tugas dan tanggung jawab guru ke depan akan semakin rumit seiring dengan laju pertumbuhan informasi dan karakteristik generasi peserta didik di era 4.0 yang semakin cepat. Oleh karena itu, kompetensi profesional pengajar harus ditingkatkan agar dapat mengikuti tren pembelajaran yang lebih dinamis dan inovatif. Guru juga harus selektif dan berpengetahuan luas dalam membangun prosedur belajar siswa yang berkontribusi positif terhadap hasil belajar siswa di era informasi ini.

Dengan demikian, modul ini berfungsi sebagai salah satu instrumen yang digunakan guru untuk mengembangkan kompetensinya. Unit ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan pedagogik dan profesional. Kompetensi pedagogiknya meliputi pemahaman teori pembelajaran dan konsep pendidikan. Sementara itu, keahlian profesionalnya berpusat pada pemahaman isi, struktur, gagasan, dan sikap ilmiah yang menopang disiplin ilmu yang diajarkannya. Kompetensi guru dan siswa ini merupakan komponen penting dari keterampilan membaca dasar anak-anak. Guru harus menyadari bahwa literasi adalah mata pelajaran yang berharga untuk dipelajari, karena jika kemampuan membaca dan menulis siswa tidak diberikan perhatian yang cukup, mereka akan berjuang untuk mencapai tujuan mereka. Demikian pula, siswa harus diajarkan membaca dan menulis sejak awal, karena ini akan membekali mereka dengan kapasitas untuk memperoleh informasi dan disposisi untuk suka membaca.

Fasilitator akan mempresentasikan unit ini kepada instruktur menggunakan adaptasi dari pola pembelajaran andragogi. Guru yang mengikuti program ini akan mengambil peran aktif dalam prosesnya. Unit ini akan memberikan instruktur dengan bahan bacaan dan lembar kerja untuk membantu mereka dalam menerapkan hasil pelatihan in-service training di unit 1 di kelas, selama kegiatan pelatihan di tempat, dan selama in-service training kedua. Sedangkan unit 1 membutuhkan waktu 180 menit untuk kegiatan in-service training.

Gambar 1.1. Pembelajaran Literasi Madrasah Ibtidaiyah - Pelajar Media

Tujuan umum modul ini adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional guru;
  2. Memfasilitasi sumber belajar guru untuk merancang kegiatan pembelajaran berbasis literasi.

Tujuan khusus dari unit ini adalah sebagai berikut:
1. Mendidik instruktur dan siswa tentang sifat kritis literasi.
2. Mengembangkan mentalitas pertumbuhan pada pengajar dan siswa (Growth Mindset)
3. Mengenali beragam kegiatan literasi
4. Membangun suasana kelas literasi yang kondusif untuk pengembangan keterampilan literasi

Literasi yaitu kemampuan seseorang untuk berkomunikasi atau berbahasa (mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis) dalam berbagai cara berdasarkan tujuannya.

Prestasi siswa di sekolah dan dalam kehidupan sangat dipengaruhi oleh kemampuannya membaca dan menulis. Siswa yang memiliki kemampuan membaca yang kuat lebih mampu memahami materi lisan, tertulis, dan visual.

Kemampuan literasi dini (membaca dan menulis) berdampak signifikan terhadap kemajuan siswa di sekolah. Dasar-dasar membaca dan menulis harus disajikan pada tingkat kelas ini. Mengajarkan kedua talenta ini adalah satu-satunya cara untuk meningkatkannya. Akibatnya, anak-anak pada tahap membaca dan menulis lanjutan akan kesulitan jika kemampuan literasinya tidak bagus di awal pendidikannya. Keterampilan membaca dan menulis sangat penting bagi setiap orang yang ingin mengembangkan pengetahuan dan pengalaman mereka, meningkatkan penalaran mereka, atau memajukan karir atau pengembangan pribadi mereka.

Pada akhir pelajaran ini, Anda harus dapat membangun mentalitas seorang guru yang selalu bekerja untuk meningkatkan keterampilan pedagogis dan profesional mereka. Sebagai sarana untuk memperbaiki pendidikan, kita perlu menumbuhkan perspektif yang inovatif dan berpikiran maju. Guru yang memiliki mindset berkembang tidak mudah putus asa dengan keterbatasan mereka sendiri, dan mereka terus mencari metode baru untuk meningkatkan keterampilan mereka.

Dengan konten modul ini, Anda akan terinspirasi untuk membuat ruang kelas dan madrasah yang lebih literat. Guru dapat menggunakan modul ini sebagai referensi saat mengembangkan, menerapkan, dan mengevaluasi program pengembangan budaya literasi di madrasah, semua dengan harapan membantu siswa menjadi pembaca yang lebih mahir.

Sebagai bagian dari tanggung jawab KKG Anda, Anda akan diminta untuk mendiskusikan dengan rekan-rekan Anda strategi sukses yang telah Anda kembangkan untuk menciptakan suasana yang lebih melek huruf di madrasah Anda.

Sebagai peserta aktif dalam KKG, Anda akan berkontribusi pada pengembangan profesional guru lain, memperluas cakupan metode yang efektif untuk pengembangan literasi, dan menjadi contoh bagi mereka yang bekerja di bidang pengembangan literasi.

Penulis sangat menyadari bahwa modul ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, penulis mengharapkan masukan dan masukan yang membangun untuk penyempurnaan modul ini serta modul pembelajaran lainnya dengan harapan dapat menjadi lebih baik lagi. Semoga modul pembelajaran ini dapat bermanfaat bagi semua pihak yang membutuhkan, serta masyarakat umum.

Modul ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh instruktur dan siswa, sehingga memicu gairah untuk materi pelajaran. Kami berterima kasih atas usaha keras dan kecerdikan para penulis Modul dan semua kontributor lainnya. Insya Allah, semoga Allah SWT meridhoi usaha kita dan memberi kita kesuksesan. Amin.

Berikut link Download MODUL PEMBELAJARAN LITERASI MADRASAH IBTIDAIYAH, pelajar media lampirkan di bawah ini:

  1. MODUL 1 LITERASI (UP 1 s.d. UP 3) DOWNLOAD
  2. MODUL 2 LITERASI (UP 4 s.d. UP 6B) DOWNLOAD
  3. MODUL 3 LITERASI (UP 7 s.d. UP 10) DOWNLOAD

Terimakasih telah berkunjung...!!!

ADMINISTRASI BERITA TERKINI PKB
Posting Komentar
komentar teratas
Terbaru dulu
Daftar Isi
Tautan berhasil disalin.