HEADLINE
---

PPT NUMERASI UP 8 GEOMETRI

PELAJAR MEDIA - PPT NUMERASI UP 8. GEOMETRI

Pendidikan matematika di Madrasah Ibtidaiyah (MI) menjadi landasan bagi satuan pendidikan matematika selanjutnya. Tingkatan ini menjadi landasan bagi tahapan-tahapan selanjutnya di Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.

Isu yang harus disikapi dan direnungkan secara mendetail oleh semua pendidik di tingkat MI adalah apakah pembelajaran matematika terjadi di ruang kelas MI. Benarkah anak belajar matematika melalui pemecahan masalah di buku matematika atau Lembar Kerja Siswa (LKPD)? Benarkah pendekatan saat ini dapat mengembangkan kemampuan berhitung yang diperlukan seseorang untuk berpartisipasi secara efektif dalam kehidupan sosial?

Berhitung adalah kapasitas untuk menerapkan ide-ide numerik dan operasi matematika dalam kehidupan sehari-hari, serta kemampuan untuk menganalisis data kuantitatif. Bakat ini ditunjukkan dengan tingkat kenyamanan dengan angka dan kemampuan menggunakan konsep matematika secara realistis untuk memenuhi kebutuhan hidup. Selain itu, keterampilan ini mencakup kenikmatan dan pemahaman data yang diwakili secara kuantitatif, seperti grafik, bagan, dan tabel.

Gambar 1.1. PPT NUMERASI UP 8 Geometri



PELAJAR MEDIA - PPT NUMERASI UP 8. GEOMETRI 

Matematika tidak identik dengan berhitung, namun sangat penting untuk meningkatkan kemampuan berhitung untuk memahami keterampilan matematika praktis. Oleh karena itu, diperlukan proses pembelajaran matematika di MI yang berpegang teguh pada prinsip-prinsip pedagogis dan ide-ide matematika, memastikan bahwa siswa memiliki pengalaman belajar otentik yang mengarah pada perolehan kemampuan yang diperlukan.

Geometri adalah bidang pertama matematika, termasuk studi tentang bangun geometris seperti segitiga, lingkaran, bujur sangkar, persegi panjang, jajaran genjang, belah ketupat, bola, kerucut, silinder, piramida, prisma, dan belahan. Geometri memungkinkan kita untuk memahami ruang dalam kehidupan nyata, yang membantu pemahaman kita tentang ide-ide spasial. Geometri ada di mana-mana; kita dapat melihat dan merasakannya dalam seni, arsitektur, teknik olahraga, survei tanah, astronomi, luar angkasa, alam, patung, mesin, robotika, dan mobil, untuk beberapa nama.

Oleh karena itu, penyemaian geometri dasar yang tepat harus dimulai di tingkat sekolah dasar di MI. Guru harus mengetahui kompetensi minimal matematika yang harus dimiliki siswa sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 37 tahun 2018. Berikut ini adalah kompetensi minimal yang harus dimiliki siswa untuk dapat menyelesaikan modul geometri di tingkat Madrasah Ibtidaiyah:

  1. Mengenali bentuk spasial dan datar dengan menggunakan berbagai benda fisik.
  2. Mengenali benda-benda datar yang dapat digunakan untuk membuat pola ubin.
  3. Menggunakan representasi fisik dari bentuk datar dan geometris untuk menjelaskan segmen gariS
  4. Menentukan ciri-ciri bentuk datar dan ruang bangunan
  5. Dengan menggunakan gambar atau benda nyata, gambarkan pola barisan bangun datar dan bangun datar.
  6. Dengan menggunakan benda berwujud, jelaskan dan tentukan luas dan volume dalam satuan tidak baku.
  7. Menggunakan benda-benda nyata, tunjukkan simetri lipat dan putar dalam bentuk datar.
  8. Jelaskan bentuk data dan perkirakan kelilingnya
  9. Mendemonstrasikan pemahaman tentang sudut, berbagai macamnya (sudut siku-siku, sudut lancip, dan sudut tumpul), dan satuan ukuran tidak baku.
  10. Analisis fitur bentuk datar yang berbeda
  11. Melakukan analisis karakteristik poligon beraturan dan tidak beraturan
  12. Mendemonstrasikan dan menghitung keliling dan luas persegi, persegi panjang, dan segitiga, serta hubungan antara kubus dan akar kuadrat.
  13. Dengan menggunakan model konkrit, gambarkan hubungan antar garis (sejajar, berpotongan, berhimpitan).
  14. Dengan menggunakan satuan volume (seperti kubus satuan) dan hubungan kubus dengan akar pangkat tiga, jelaskan dan hitung volume bangun geometri.
  15. Mendemonstrasikan dan menemukan jaring-jaring geometri dasar (kubus dan balok)
  16. Mendemonstrasikan dan menemukan titik pusat, jari-jari, diameter, busur, busur, penampang, dan perpotongan.
  17. Jelaskan bagaimana diameter dan luas lingkaran diperkirakan.
  18. Gunakan prisma, silinder, piramida, kerucut, dan bola untuk membandingkannya.
  19. Mendefinisikan bentuk ruang sebagai gabungan dari beberapa bentuk, serta luas permukaan dan volume


Indikator Kompetensi Guru
  • Mampu memfasilitasi peserta didik untuk Mengenal bangun datar dan bangun ruang dengan menggunakan berbagai benda konkret melalui pendekatan konkret-piktorial-abstrak
  • Mampu memfasilitasi peserta didik untuk Mengelompokkan bangun datar dan bangun ruang berdasarkan sifat tertentu dengan menggunakan berbagai benda konkret melalui pendekatan konkret-piktorial-abstrak
  • Mampu menerapkan pendekatan konkret piktorial-abstrak dalam pembelajaran geometri terkait bangun ruang dan bangun datar
  • Menganalisa karakteristik dan sifat bentuk geometris dua dan tiga dimensi serta mengembangkan argumen matematis tentang hubungan geometris.
  • Mampu memfasilitasi peserta didik bagaimana menemukan dan memcahkan masalah geometri dalam dunia nyata
  • Memfasilitasi peserta didik dalam memahami dan menerapkan bagaimana pengetahuan konseptual, prosedural, dan keterkaitan keduanya dalam pemecahan masalah geometri dalam kehidupan sehari hari.


Indikator Pencapaian Kompetensi Peserta didik
  • Peserta didik dapat Menjelaskan bangun datar dan bangun ruang berdasarkan ciri cirinya dengan menggunakan model konkret melalui pendekatan konkret piktorial-abstrak
  • Peserta didik dapat Menjelaskan pola barisan bangun datar dan bangun ruang menggunakan gambar atau benda konkret melalui pendekatan konkret piktorial-abstrak.

Belajar geometri mengembangkan kesadaran akan lingkungan fisik tempat kita tinggal. Kami menggunakan geometri ketika kami menanyakan tentang ukuran, bentuk atau lokasi. Kesadaran akan ruang terjaga adalah kapasitas untuk memahami aspek fisik dari realitas kita.

Geometri adalah bidang matematika yang berhubungan dengan titik, garis, bidang, dan ruang. Geometri berkaitan dengan gagasan abstrak yang diberi simbol. Beberapa dari gagasan ini dihasilkan dari banyak bagian yang tidak ditentukan menurut kerangka logis. Geometri merupakan salah satu sistem dalam matematika yang dimulai dengan pengertian sederhana yaitu titik. Titik-titik tersebut kemudian digunakan untuk membangun garis dan garis-garis tersebut akan membentuk sebuah bidang. Di lapangan, Anda akan dapat mendesain banyak objek datar dan poligonal. Poligon kemudian dapat digunakan untuk membentuk bentuk spasial.
  1. Dengan mempelajari dan memahami geometri, siswa dapat mengetahui:\s1. Benda nyata dan bentuk abstrak memiliki satu, dua dan/atau tiga dimensi yang dapat dilihat, diamati, dibandingkan, dan dipelajari.
  2. Bentuk-bentuk geometris mengandung sifat-sifat dan ciri-ciri tertentu yang dengannya mereka dapat dikenali, dikelompokkan dan diberi nama.
  3. Bentuk geometris dapat diartikan dalam kaitannya dengan bentuk lain. Koneksi penting ini termasuk ukuran relatif, lokasi, arah, kecocokan, dan kemiripan.
  4. Bentuk geometris dapat dibangun atau dipecah menjadi bentuk geometris yang berbeda.
  5. Hubungan dengan dan antar bentuk geometris dapat diilustrasikan dengan mengukur dan mencari pola.

Untuk lebih lengkapnya silahkan unduh file materi DISINI.

Demikian PPT NUMERASI UP 8 GEOMETRI ini PELAJAR MEDIA paparkan, semoga bermanfaat.

Download juga File Power Poin PKB MI Bidang Numerasi berikut ini

PPT NUMERASI UP 1 Prinsip Numerasi MI DISINI

PPT NUMERASI UP 2 Growth Mindset DISINI

PPT NUMERASI UP 3 Asesmen DISINI

PPT NUMERASI UP 4 Bilangan (Bagian 1) DISINI

PPT NUMERASI UP 5 Bilangan  (Bagian 2) DISINI

PPT NUMERASI UP 6 Aljabar DISINI

PPT NUMERASI UP 7 PENGUKURAN DISINI

PPT NUMERASI UP 8 GEOMETRI DISINI

PPT NUMERASI UP 9 DATA DAN STATISTIKA DISINI

PPT NUMERASI UP 10 STATISTIKA DAN PELUANG DISINI 


Baca Juga

Modul Numerasi PKB MI DISINI

Modul Literasi PKB MI  DISINI

Modul Sains PKB MI  DISINI

Posting Komentar